Penulis : Val
Editor : Redaktur tvkitenews
Lahat, tvkitenews.com – Konsep Menata Kota Membangun Desa yang dikenalkan pasangan Bursah Zarnubi Bupati Lahat dan Widia Ningsih Wakil Bupati Lahat, ternyata belum terealisasi secara penuh, hal itu karena pasangan ini baru menjabat satu tahun, Jum’at (27/03/2026).
Salah satu yang kontras terlihat, yang masih sering dikritisi masyarakat Kabupaten Lahat, yakni Pasar Lematang. Penataan yang belum terlihat perubahannya inilah yang membuat masyarakat mempertanyakan mengenai Menata Kota. Masih banyaknya atap terpal, dan banyak bagian bangunan, baik berupa atap dan bagian dari bangunan yang sudah lapuk dan rusak, memperlihatkan wujud kota yang belum tertata.

Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, saat dikonfirmasi menyebut, pihaknya tidak menampik akan hal itu. Pemerintah mempertimbangkan pembangunan secara prioritas terlebih dahulu.
“Multiyears, bertahap. Tahun ini baru selesai tepian Air Lematang, Mall Pelayanan Publik. Jadi kita tata dulu apa yang bisa kita lakukan, kalau untuk Pasar Lematang, kalau kita lihat RAB nya butuh sekitar 150 miliaran, ditengah efisiensi saat ini, menurut kita belum prioritas,” ujar dia.
Pihaknya juga menegaskan, untuk masa efisiensi anggaran ini, pemerintah masih memikirkan skala prioritas penggunaan anggaran terlebih dahulu.

“Prioritas gaji, TPP, dan lain sebagainya, efisiensi di Lahat ini hampir lebih kurang sekitar 700 miliar. Setiap tahun kita lihat fiskal dari APBD Kabupaten Lahat, kita bertahap dulu,” ungkap dia.
Ketika ditanya soal Membangun Desa, yang menjadi visi misi Pemkab Lahat saat ini, pihaknya juga mengakui bahwa memang masih ada wilayah yang belum dibangun, dan akan dilakukan pada tahun yang selanjutnya.
“Berkaitan juga membangun desa sudah mulai bertahap, jalan jalan di tahun kemaren sudah kita bangun, tahun ini akan kita lanjutkan juga, jalan hauling yang ada di Merapi sudah kita bangun, InsyaAllah kita lanjutkan lagi jalan jalan yang belum ada, seperti di Kikim, Pagun, Kota Agung, tahun ini juga akan adakan MoU dengan perusahaan supaya mereka juga ikut membangun jalan jalan yang ada di Kabupaten Lahat,” ujar dia.









