Reporter: Fajar
Editor: Redaktur tvkitenews.com


Lahat, tvkitenews.com – Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, SH., MH., hari Minggu, 1 Februari 2026, bersilaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Darussalam Lahat, yang di sentralkan di Masjid Jami’ ponpes Darussalam Lahat.

Dikatakan oleh Widia Ningsih, Wabup Lahat, salah satu Astacita Presiden Prabowo Subianto adalah bidang pendidikan dimana salah satu jalan menuju Indonesia emas 2045 adalah melalui bidang pendidikan.


Beliau mengutip apa yang dikatakan oleh Nelson Mandela, “bahwa pendidikan adalah senjata untuk merubah dunia”, karenanya lembaga pendidikan adalah modal untuk menuju Indonesia emas 2045.


“Perempuan pertama di kabupaten Lahat bahwa, Indonesia blm bisa maju karena pendidikan nya belm maju. Sementara SDA Indonesia berlimpah. Kita memiliki emas, nikel, minyak, batubara, karet, kelapa sawit, dan tambang lainnya, tapi tingkat kesejahteraan kita masih rendah. Bandingkan dengan Jepang yang minus SDA. Khususnya kabupaten Lahat, Lahat adalah kabupaten dengan pendapatan terbesar ke empat di Sumsel, tapi eronisnya menjadi daerah termiskin ke-3 di Sumsel,” kata dia.


Untuk itu selama kepemimpinan bapak bupati Burzah dan saya lima tahun ini, Lahat harus lebih makmur masyarakatnya.


Dikatakan juga bahwa tingkat literasi anak² Indonesia nomor 3 terandah di dunia. Ponpes diharapkan sebagai wadah tranfer of caracter dan tranfer of knowledge.

“Maka keluar dari pondok bisa menjadi manusia yang memiliki wawasan ilmu dan beraqidah dan berakhlaq. Karenanya kami (pemda Lahat) siap mensupport kegiatan dan pembangunan ponpes darussalam khususnya,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan sebelumnya, Mundir Pondok Pesantren Darussalam, KH. Muhammad Romi Oktarius, Lc, menyampaikan, silaturahmi dengan wali santri semacam ini merupakan kegiatan rutin setiap bulan. Karena kami disini adalah keluarga besar.


“Alhamdulillah pada usia menginjak 2 windu, ponpes Darussalam masih eksis, dan itu karena doa anak-anak bapak ibu semua. Pada awal didirikannya ponoes ini di atas lahan 3/4 hektar di tahun 2010, dan sekarang sudah memiliki 9 hektar di area ini, dan beberapa hektar tanah wakaf, bukan untuk saya, tapi untuk Ummat. Semua itu karena doa-doa anak bapak ibu semua. Mereka adalah anak-anak hebat. Kadang saya dapati tengah malam ada anak yang tahajud, tadarrus mendoakan orang tuanya. Itulah yang membuat saya tetap masih tegak berada di sini.” tegasnya dengan mata yang berkaca-kaca.


Hadir juga dalam silaturahmi itu, M. Alldo, SH., anggota DPRD Lahat, fraksi PAN dan orang tua santri ponpes Darussalam Lahat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *