Advertisement

Penulis : Val

Editor : Redaktur tvkitenews

Lahat, tvkitenews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lahat terus mendorong perluasan kolaborasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) melalui kegiatan Ngisi Bareng (Ngibar) bersama Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Kabupaten Lahat di SDIT Aba Ta Tsa Lahat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (19/5) sebagai upaya memperkuat literasi data dan meningkatkan kualitas pengisian kuesioner Sensus Ekonomi 2026 melalui pendampingan langsung.

Kegiatan dibuka oleh Kepala BPS Kabupaten Lahat, Dedi Fahlevi, M.Si. yang menekankan pentingnya peran sektor pendidikan dalam mendukung keberhasilan pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan serentak pada Mei hingga Agustus 2026.

“JSIT memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya data. Melalui Ngibar ini, kami ingin memastikan bahwa pengisian kuesioner Sensus Ekonomi 2026 dilakukan secara benar, lengkap, dan sesuai kondisi riil,” ujar Dedi.

Ia juga menambahkan, “Data yang berkualitas akan melahirkan kebijakan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari seluruh elemen, termasuk dunia pendidikan, menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026.”

Pelaksanaan Ngibar diisi dengan praktik langsung pengisian kuesioner oleh peserta, didampingi oleh petugas BPS. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teknis, tetapi juga memberikan ruang diskusi terkait konsep dan definisi dalam Sensus Ekonomi 2026.

Ketua JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Lahat, Ike Wardana Efroza, S.Pd.Gr. menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, khususnya dalam memahami pentingnya akurasi data. Selain itu juga menjadi salah satu bentuk pengabdian kami kepada negara untuk pembangunan Indonesia yang lebih baik,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen JSIT, “Kami siap menjadi mitra strategis BPS dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 serta turut menyosialisasikan pentingnya data kepada lingkungan sekolah dan masyarakat luas.”

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama bahwa data bukan sekadar angka, melainkan fondasi utama dalam merancang pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Sinergi antara BPS dan JSIT menjadi langkah konkret dalam menghadirkan data ekonomi yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi kemajuan Kabupaten Lahat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *