Reporter : Val

Editor : Redaktur tvkitenews

Lahat, tvkitenews.com – Pernyataan Bupati Lahat, Bursah Zarnubi yang menyebut Taman Rekreasi Ribang Kemambang (TRRK) akan resmi dibuka untuk umum akhir Desember 2026, nampaknya kembali belum pasti terwujud. Nyatanya, pengerjaan taman yang direvitalisasi sejak tahun 2025 ini, masih jauh dari kata selesai.

Dari data yang dirangkum media ini, proyek yang selalu digaungkan Bupati Lahat sejak tahun 2025 ini, sudah menelan anggaran mencapai Rp Rp 37,3 miliar. Meliputi, pada tahun 2025 dikucurkan anggaran sebesar Rp 25.915.627.168 untuk lakukan revitalisasi TRRK yang dikerjakan oleh PT Lingkar Persada dan kembali dilanjutkan tahun. 2026 dengan anggaran sebesar Rp11.385.457.000 dikerjakan oleh CV Zahra Zein, untuk pengerjaan lanjutan Revitalisasi TRRK. 

Namun, besarnya anggaran yang telah dikeluarkan, nampaknya masih tidak sebanding dengan hasil pekerjaan. Progres pengerjaan fisik bangunan masih jauh dari kata selesai. Seperti jembatan, air terjun, miniatur megalitikum, hingga sejumlah fasilitas lainnya. Belum bisa disebut jadi pusat rekreasi yang lengkap dengan area permainan, pusat kuliner, ruang terbuka hijau, fasilitas edukasi dan area satwa, yang sering diucapkan Bupati Lahat.

Seperti diketahui, buruknya pengerjaan proyek revitalisasi Taman Rekreasi Ribang Kemambang ini, sudah mencuat sejak akhir November 2025. Diakhir 2025, progres pengerjaan fisik baru mencapai sekitar 24 persen, jauh dari ketentuan awal, padahal masa kontrak berakhir pada 24 Desember 2025. Saat itu, PT Lingkar Persada, mendapat tambahan waktu 50 hari. 

Minggu kedua Desember 2025, Kejaksaan Negeri Lahat menghentikan pengawalan dan pengamanan proyek, setelah mengecek progres pekerjaan. Alhasil pengerjaan, jadi terbengkalai selama berbulan-bulan.

Juni 2026, Bupati Lahat kembali turun meninjau Taman Rekreasi Ribang Kemambang, Bupati Lahat menemukan sejumlah bagian pekerjaan yang dinilai belum memenuhi standar kualitas. Diantaranya, atap bangunan, jalan cor semen dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

Agustus 2026, proyek revitalisasi Taman Rekreasi Ribang Kemambang kembali dikerjakan, kali ini CV Zahra Zein yang mendapatkan proyek senilai Rp11,38 miliar tersebut. Dengan tenggat waktu pengerjaan diakhir November 2026.

Sabtu, 13 September 2026, Bursah kembali turun ke lokasi bersama sejumlah kepala OPD, yakni Kepala Dinas PUPR, PRKPP, Dinas Pariwisata, Bappeda dan Inspektorat. Bursah menekankan, percepatan pembangunan tetap harus berjalan beriringan dengan kualitas. Ia tidak ingin proyek dikebut sekedar mengejar waktu, tetapi mengorbankan keindahan kawasan.

“Kalau menurut perhitungan, insyaallah selesai akhir November. Mungkin ada finishing awal Desember,” kata Bursah Zarnubi saat itu.

Bursah saat itu bahkan berikan peringatan keras kepada pihak pelaksana serta dinas terkait. Ia mengaku malu jika proyek tersebut kembali tidak selesai sesuai target, terlebih jika sampai kembali mangkrak.

‎”Kalau juga nggak jadi, kita berhentikan semua yang terkait dengan dinas. Dinas Pariwisata, Dinas Pemukiman, Dinas PU, dan sebagainya. Berhentikan kalau dia gagal,” tegas Bursah Zarnubi.

Kini tenggat waktu penyelesaian proyek, semakin dekat. Jika terdapat pekerjaan yang belum bisa selesai sesuai rencana, pemerintah daerah sudah sepantasnya menyampaikan secara terbuka. Mengingat proyek revitalisasi tersebut, merupakan salah satu proyek strategis kebanggan Bupati Lahat. 

Sementara, Anggota Komisi IV DPRD Lahat, Marwan Ardiansyah mengatakan, DPRD akan terus memantau dan lakukan pengawasan proses lanjutan Revitalisasi Taman Rekreasi Ribang Kemambang Lahat, sekaligus memastikan agar pengerjaan selesai tepat waktu tidak kembali mangkrak. 

“Harapan kita proyek Revitalisasi TRRK itu selesai tepat waktu dan hasilnya sesuai yang diharapkan. Percuma jika sampai selesai saja, tapi tidak sesuai yang diharapkan,” kata Marwan Ardiansyah, Kamis (29/10/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *