Penulis : Val
Editor : Redaktur tvkitenews
Lahat, tvkitenews.com – Satu rumah di Jalan Sentral RT 10 RW 03 Kelurahan Talang Jawa Selatan, Lahat Kota, Kabupaten Lahat, roboh pada bagian material bangunan pada bagian atap dan dinding.
Dikatakan Suhaina, lansia penghuni rumah, kejadian bermula pada Pukul 17:00 WIB, Kamis 29 Januari 2026, saat kejadian sedang berada di luar rumah.
“Saya pada waktu kejadian sedang bekerja, namun saya pulang karena rumah ramai orang, kata orang ada bunyi kretek pada bagian atap,” kata dia, Jum’at (30/01/2026).

Ruhaina mengaku, dia hanya tinggal berdua dengan anaknya, yang saat kejadian sedang bekerja sebagai tukang ojek.
Setelah beberapa saat, bunyi kembali terjadi dan material atap mulai jatuh.
“Kejadiannya tiga kali, pukul 17:00 WIB sore, sudah magrib, dan terakhir pukul 22:00 WIB malam, bagian atap, dinding sudah roboh semua,” ujar dia.
Kerusakan yang paling parah terjadi di ruang utama, ruang keluarga, dirinya saat kejadian terpaksa tidur di kamar belakang.
“Kalau atap sudah roboh semua, jadi saya tidur di belakang,” tuturnya.
Sementara itu, dikatakan Eko Budianto, Ketua RT 10 RW 03 Kelurahan Talang Jawa Selatan, saat kejadian, memang terdengar beberapa kali petir, namun tidak hujan, dan angin tidak terlalu deras.
“Memang bangunan rumah sudah tua, sudah berumur 100 tahun, penghuni rumah itu tinggal disana sejak dia masih kecil, sekarang sudah berusia 60 tahunan,” terangnya.
Beruntung atas kejadian itu tidak ada korban, namun penghuni rumah mengalami kerugian akibat rumahnya rusak.
“Sudah ada bantuan dari pemerintah, karena setelah kejadian, saya laporkan ke Pak Lurah. Kalau ada masyarakat yang ingin membantu, bisa bantu tenaga, untuk perbaikan rumah, dan material rumah, agar rumah bisa diperbaiki,” tutur dia.
Rumah seluas 8X10 meter itu, materialnya semuanya berbahan kayu, dan beratap genteng yang sudah tua, sehingga perlu adanya peremajaan, agar penghuni aman dalam menempatinya.
“Jalan gang tertutup, akibat robohnya bangunan, kami segera menjadwalkan gotong royong, agar jalan bisa dilewati, dan rumah bisa ditempati kembali,” pungkasnya.










