Reporter : M Fajar Shodiq

Editor : Redaktur tvkitenews

Lahat, tvkitenews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan secara serentak 895 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Peresmian tersebut dilaksanakan secara virtual, Kamis (13/8/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 81 jembatan berada di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan. Sementara di Kabupaten Lahat, satu Jembatan Merah Putih Presisi berada di Desa Negeri Agung, Kecamatan Merapi Barat.

Peresmian nasional dipusatkan di Jalan Bayah-Cikotok, Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Jembatan di lokasi tersebut menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto juga menyapa masyarakat yang mengikuti kegiatan peresmian secara virtual dari berbagai daerah di Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan salah satu bentuk pelaksanaan tugas Polri dalam membantu memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

Untuk Kabupaten Lahat, kegiatan peresmian dipusatkan di Desa Negeri Agung, Kecamatan Merapi Barat. Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Lahat Kompol Ardan Richard Le’bo, S.I.K., M.H., yang mewakili Kapolres Lahat, Kabag Ops Polres Lahat Kompol Sulis Pujiono, S.H., Kapolsek Merapi AKP Edward Gultom beserta jajaran, Danramil 405-02/Merapi Kapten M. Kodri RD, anggota DPRD Kabupaten Lahat Dapil II Yunani dan Safri, Camat Merapi Barat Heri Yulianto, S.Sos., M.M., serta Asisten I Bupati Lahat Rudi Thamrin, S.H., M.M.

Turut hadir Kepala Desa Negeri Agung Ruslan, S.E. beserta jajaran pemerintahan desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Karang Taruna Desa Negeri Agung.

Dalam sambutannya, Kapolres Lahat melalui Wakapolres menyampaikan bahwa pembangunan dan renovasi jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dan Polri bersama pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jembatan diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

“Semoga jembatan ini dapat digunakan seluruh lapisan masyarakat dalam menunjang kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Negeri Agung, Rupawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak kepolisian, TNI, serta Pemerintah Kabupaten Lahat atas perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat.

Menurut Rupawan, keberadaan jembatan tersebut sangat vital karena menjadi salah satu jalur penghubung bagi masyarakat.

“Mengingat vitalnya jembatan ini sebagai jalur penghubung antarkecamatan, semoga ke depan bisa diperkuat lagi dan senantiasa dilakukan perbaikan-perbaikan, karena lantainya masih papan, sehingga setiap tahun pasti harus diganti,” ungkapnya.

Ia berharap perhatian terhadap jembatan tersebut tidak berhenti pada pembangunan dan peresmian, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan serta peningkatan kualitas konstruksi agar dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Negeri Agung, masyarakat berharap akses transportasi dan aktivitas sosial-ekonomi warga semakin mudah, sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah di Kabupaten Lahat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *